Ucapan Selamat Datang

Selamat Datang Di Blog NIKEN ARIFIA Semoga Anda Senang Dan Bermanfaat Bagi Anda

Rabu, 14 Januari 2015

Cinta ala Cewek ABG

Apa sih arti sebenarnya Jatuh Cinta itu?
Wah! Memang nggak bakal abis2 deh kalo ungkapin perasaan yang seribu satu macem kali lagi in love. Ada yang bilang, berjuta juta banget rasanya, hari hari terasa indah dan serasa berbunga bunga...(duh gombal'e!).Sampai wajah pun tampak ceria selalu, nggak pernah luput dari senyum senyum sendiri...Mulai dari pagi, siang, malam, bahkan sewaktu guru/dosen ngajar pun pikiran kita udah ke doi yang kita taksir melulu!
Tapi di samping keindahan2 kayak gini, ada juga loh yang bilang kalau jatuh cinta itu kadang susah dan ngebingungin.Apa lagi peran kita sebagai cewek! Wah tambah repot lagi deh!
Kenapa bingung? Soalnya, kalau lagi jatuh cinta, kita kadang bisa lupa daratan misalnya : mau ngerjain tugas pun, yang dilihat cuman bayangan si doi yang ada di mana mana.
Waduh.....gimana nih kalo gitu?Bisa nggak pe-de juga nih kita...belon tentu si doi taksir balik ke kita...Kalau gitu, buang2 waktu nggak sih? Malu ah kalo kita jadi cewek naksir ama cowok tapi nggak ditaksir balik...udah itu, susah lagi hilangin doi dari permukaan angan2 yang terus melintas di benak kita...gimana hayo?
Dari mana asalnya ?
Umumnya, perasaan rasa suka atau bahasa gaulnya "Naksir2an" tuh berawal dari kita beranjak SMP.Di saat usia seperti begini, remaja2 konon timbul rasa ingin tahu ini dan itu dan mulai memasuki jajaran pergaulan dari A-Z.
Nah dari pergaulan inilah yang berlawanan jenis bisa saling tertarik satu sama lain. Kok bisa sih?
Nah, naksir tuh pertama mungkin sekedar sekilas fisik aja.. Kalau cewek udah taruh hati sama si cowok A misalnya. Biasanya si cewek berusaha untuk mengenal si cowok A lbh dekat lagi dan menyinggung nama si A berkali kali di depan temen2nya. Si cewek juga mulai lebih memperhatikan penampilannya, dandanannya, dan lain lain deh demi mengharapkan si A juga bisa kesengsem nantinya.
Kalau ternyata si cowok juga ada simpen hati utk si cewek, waaaahhh....perasaan yang berjuta juta timbul deh!!!
Nah, gimana kalau sebaliknya si cowok nggak ngebales cinta kita?Wahhh...malu donk...apalagi kalau beberapa dari temen kita tau kalo kita naksir doi ...kan malu...apalagi kita cewek...
Nah, nih deh tips kalo lagi jatuh cinta :
Coba untuk nggak perlihatin rasa suka kita ke si doi dulu...
kenal aja dia lbh jauh dulu kalo indera ke enam kita merasa kita pengen banget kenal si doi. Kan berabe juga kalau kita agresif memperlihatkan kalau kita naksir ama doi.
Cool cool aja ,nyantai, be yourself ... dan jangan berlebih lebihan alias overacting hanya untuk bikin doi kesengsem. Ada cowok yang nggak bisa nerima perilaku kayak gini...tergantung juga sih yach...
Kalau lagi jatuh cinta gini, berusaha lah jangan sampai yang ada di benak kita cuman si doi doank sampai mata kuliah/pelajaran kita dan jadwal kegiatan2 lainnya jadi terbengkalai. Justru, pakailah waktu kayak gini untuk lebih giat lagi, lebih aktif lagi di kegiatan2 tertentu supaya waktu kita nggak habis untuk berangan angan terus tanpa usaha. Ini kan juga namanya usaha karena kalau kita terus tekun dalam bidang lainnya atau gape dalam bidang tertentu, pasti sih ini bisa buat si doi tertarik untuk kenal kita lbh jauh.
Kalau si doi liat kita cuman tiap hari berangan angan doank, wah, mana bisa tertarik?Iya nggak?
Kita kan jadi cewek mau donk punya etika dan kepribadian yang mantap...Mau donk dilihat sebagai cewek yang kokoh di mata orang-orang? Makanya, kita sebagai cewek harus selalu siap waspada deh kalau kita lagi jatuh cinta. Jangan sampai hal yang indah ini bikin rumit sisi kita yang lain.
Kita jadi cewek harus memberi diri kita sendiri waktu dalam hal seperti ini dan jangan terburu buru deh...habis biasanya cewek kalo udah jatuh cinta, udah nggak inget yang lain2 deh...pikirannya udah cuman tertuju pada satu cowok itu doank...Kita berhak donk untuk dapet cowok yang the best untuk kita sendiri...iya nggak?
Jadi jaga jaga deh! Kalo udah jatuh cinta,diperhatikan dan observasi baik baik! Jangan sampai cinta itu jadi JATUH.

Terima kasih sudah membaca. Semoga bermanfaat .(✿◠‿◠)


Senin, 12 Januari 2015

Pengertian Tentang IQ, EQ, SQ, AQ + PQ dan MQ

Yup yup, sekarang saya akan membahas sedikit tentang beberapa potensi unik yang dimiliki seseorang. Mungkin kalian semua sudah sering mendengar apa yang disebut Intelligence Quotient (IQ), Emotional Quotient (EQ), dan Spiritual Quotient (SQ). Mungkin juga beberapa ada yang pernah tahu tentang Adverse Quotient (AQ). Dan dua terakhir, yang saya pikir hanya segelintir orang yang pernah mendengar yaitu Physical Quotient (PQ) dan Money Quotient (MQ). Daripada basa-basi, lebih baik langsung saja kita bahas sedikit tentang kyu kyu kyu di atas.

Pertama-tama kita bahas dulu IQ, EQ, AQ dan SQ.

          IQ

          Intelligence Quotient bisa dijelaskan sebagai suatu ukuran dari tingkat kepintaran/kecerdasan seseorang, atau bisa juga tingkat kemampuan seseorang dalam menangkap informasi dan mempelajari hal baru. Dari suatu situs yang saya baca, terdapat bermacam jenis kecerdasan yaitu:

  • kecerdasan verbal
  • kecerdasan visual
  • kecerdasan musik
  • kecerdasan matematis
  • kecerdasan interpersonal
  • kecerdasan intrapersonal
Untuk penjelasan jenis-jenis kecerdasan di atas, silakan buka link ini.

          EQ

          Emotional Quotient merupakan suatu kemampuan sesorang dalam mengendalikan emosinya, bahkan mengendalikan emosi orang lain. EQ yang tinggi membuat seseorang dapat membaca dan mengendalikan situasi dengan baik, membaca pribadi orang lain, juga membuat orang lain nyaman berada di dekat Anda. Dari situs yang sama, EQ dapat dibagi menjadi beberapa poin:

  • kecakapan pribadi
  • kesadaran diri
  • pengaturan diri
  • motivasi
  • kecakapan sosial
  • empati
  • ketrampilan sosial
Untuk penjelasan poin-poin di atas, silakan buka link yang sama.

          AQ

Mungkin ada beberapa yang belum pernah mendengar istilah Adverse Quotient. AQ adalah kemampuan seseorang dalam menghadapi kesulitan. Beda orang, beda pula cara mereka dalam melihat dan menyelesaikan masalah yang ada. Adverse Quotient terbagi tiga:

  • Quiters
  • Campers
  • Climbers
Naah, mungkin tiga poin di atas itu yang sering didengar oleh kebanyakan orang. Lagi-lagi nih, penjelasan tiga poin itu bisa dibuka di link tadi loh.

          SQ

          Spiritual Quotient ini bisa dibilang cukup kompleks karena masih banyak orang yang memperdebatkan. SQ bisa dibilang kemampuan seseorang yang bisa memaknai kehidupannya, memiliki suatu prinsip yang selalu dipegang teguh. Dengan SQ, seseorang bisa membedakan mana yang benar dan salah.
Saya tidak bisa menjelaskan panjang lebar tentang SQ karena saya sendiri masih bingung, hehe.. Lain kali jika saya sudah lebih mengerti akan saya jelaskan lebih lanjut. Atau mungkin jika ada yang mau menambahkan di comment ya monggoo, saya menerima dengan senang hati. :D
Ini ada situs yang bisa sedikit menjelaskan tentang SQ.
Oke, akhirnya kita menuju inti dari post saya ini, hoho. Tapi sebelum beranjak menuju penjelasan Physical Quotient dan Money Quotient, saya ingin menceritakan bagaimana saya bisa mengetahui kedua hal tersebut.
          Suatu hari ketika jam kosong kuliah, saya membeli susu murni di depan kampus yang rasanya enak sekali. Ketika saya meminum susu murni 3000-an itu, datanglah seorang bapak-bapak yang juga turut membeli. Saya mengetahui orang tersebut karena beliau sering mondar-mandir di dalam dan di luar kampus, namun saya tidak tahu sebenernya apa pekerjaan beliau. Banyak orang yang mengatakan beliau orang yang rada tidak waras karena sering berbicara ngalor-ngidul, tapi ada juga yang bilang beliau orang yang serba tahu. Karena penasaran, saya coba mengobrol dengan beliau. Om Umar panggilannya. Beliau ternyata benar-benar mengetahui banyak serba-serbi yang ada di kampus saya. Dari Presiden BEM, hingga isu bom di kampus yang saya sendiri tidak dapat infonya. Setelah mengobrol cukup lama, saya bertanya, “Om, menurut Om cara biar jadi orang sukses itu seperti apa?” beliau menjawab, “begini, jaman sekarang ini tidak hanya diperlukan IQ, EQ, SQ, tapi juga PQ dan MQ”. Dari Om itulah saya dijelaskan apa itu PQ dan MQ yang menurut saya memang masuk akal.

          Apa sih PQ ?

          Physical Quotient, yaitu kemampuan seseorang dalam menjaga kebugaran atau kesehatan dirinya sendiri. Semua orang yang belajar, bekerja, ataupun mencari kesuksesan dalam hidup pasti tidaklah mudah. Mereka harus bekerja keras untuk mendapatkan apa yang mereka mau. Oleh karena itu, menjaga kesehatan merupakan suatu hal yang penting. Dengan tubuh yang sehat, kita semua bisa melakukan aktivitas dengan lancar. Kita semua pasti pernah mendengar kutipan Romawi “Mens sana in corpore sano” yang memiliki arti “di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat“. Dengan tubuh yang sehat maka badan, otak, pikiran pun akan ikut sehat.

          Apa itu MQ ?

          Money Quotient, yaitu kemampuan seseorang dalam mengatur keuangannya. Seperti yang kita semua tahu, uang menjadi hal yang sangat penting untuk kelangsungan hidup kita. Maka jika kita tidak bisa mengatur pemasukan dan pengeluaran uang, bisa berabe jadinya. Sekaya atau semiskin apapun orangnya, pengaturan keuangan yang buruk akan membuat hidupnya tidak tenang. Hal ini tidak saya anggap sepele, karena saya berpikir sebagai seorang mahasiswa perantauan yang masih dibiayai oleh orang tua. Saya harus bisa mengatur keuangan dengan baik jika tidak mau makan Indomie terus di akhir bulan. Lagipula uang yang saya dapat ini hasil kerja keras banting tulang dari orang tua, harus saya hargai dan manfaatkan sebaik-baiknya. Kalau dalam keadaan masih diberi uang saja tidak bisa mengatur, bagaimana nanti kalau sudah mendapat uang sendiri? Kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi nanti kan?
          Kesimpulan
Hidup kita ini cuma sekali kawan-kawan, waktu yang diberikan untuk kita tidak sedikit. Manfaatkanlah waktu yang kita punya untuk bekerja keras, raihlah cita-cita kita setinggi langit. Atau seperti yang saya tulis di bagian paling atas blog “Live hard, get the best of your life“. Jika tidak bisa mencapai langit, maka jangan putus asa, bekerja keraslah untuk mencapai puncak Everest. Mencapai kesuksesan tidaklah mudah, manfaatkanlah semua potensi yang kalian punya. Jangan hanya terpaku dengan nilai IQ Anda, karena Anda masih memiliki EQ, SQ, AQ, MQ, dan PQ yang bisa dipelajari dan terus ditingkatkan untuk hidup yang lebih baik. :)
Oh, beberapa tambahan pelajaran yang bisa diambil:

  • Jangan seenaknya hanya copy-paste blog orang lain karena mereka telah membuatnya dengan susah payah. Jika Anda mendapat pengetahuan dari suatu situs atau blog, share situs/blog tersebut agar tulisan dan pemikiran mereka dihargai.
  • Jangan menjelek-jelekan orang yang dianggap orang lain sebagai “tidak waras”. Karena siapa tahu orang tersebut mengetahui apa yang kita tidak ketahui, dan kita bisa mengambil pelajaran darinya.
  • Hargai perjuangan orang tua kita yang sudah dengan susah payah membiayai sekolah ataupun kuliah kita. Buat mereka bangga dengan prestasi yang bisa kita dapatkan.
  • Jangan terlalu banyak makan Indomie :D
Sekian post saya. Jika ada informasi yang salah silakan beri tahu dengan meng-comment.
Matur nuwun dan Enjoy your life !

Semoga Bermanfaat